Checklist Pindahan ke Apartemen Baru, Jangan Sampai Ada Yang Terlupa!

Anda akan pindahan ke apartemen baru? Hari pindahan semakin dekat, Anda harus bersiap-siap. Anda bisa ikut panduan berikut tentang aktivitas apa saja yang perlu Anda lakukan sebelum dan setelah pindahan.

Siapkan apartemen yang sedang Anda huni

Ini langkah yang penting yang kadang luput dari perhatian. Selain mengepak barang-barang sendiri, ada hal lain yang perlu Anda lakukan untuk mengembalikan kondisi apartemen yang Anda huni seperti sedia kala.

  • Bersihkan apartemen yang masih Anda huni. Meski pemilik akan membersihkan apartemen ini setelah Anda pergi, ini tidak berarti Anda bisa membiarkannya begitu saja. Anda perlu memperbaiki kerusakan yang bisa menimbulkan masalah dan mempengaruhi dana deposit Anda.
Photo credit: Google
  • Sisihkan barang yang tidak Anda butuhkan. Cara terbaik untuk mengurangi waktu untuk memindahkan barang adalah dengan memiliki lebih sedikit barang bawaan. Mulailah menjual, mendonasikan, atau membuang barang yang tidak Anda gunakan. Anda perlu menghemat waktu, energi, dan uang untuk pindahan.
  • Hubungi pemilik apartemen untuk konfirmasi waktu pindahan. Anda perlu pastikan kapan menerima kunci dan memasukkan barang ke unit baru di hari pindahan. Pastikan  ada orang di sana saat Anda pindahan dan Anda punya izin untuk melakukannya.

Mempersiapkan tempat yang baru

Ada banyak hal yang perlu dilakukan di tempat yang baru setelah Anda selesai mengepak barang di apartemen lama. Sebelum Anda memegang kunci, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat transisi ke tempat tinggal baru jadi lebih mudah.

Bila masa sewa dimulai sebelum Anda pindah, Anda punya waktu untuk melakukan hal berikut:

  • Mengukur layout ruangan di apartemen baru. Apakah furniture yang Anda punya sesuai di apartemen baru? Apakah ruangan punya layout berbeda dan Anda belum terbiasa? Mulai pikirkan bagaimana membuat tempat  baru ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dengan mencari informasi sebanyak mungkin, jangan tunggu hingga nanti.
  • Rencanakan bagaimana Anda menggunakan colokan listrik. Ini sering diremehkan, padahal banyak peralatan yang membutuhkan listrik untuk bisa berfungsi. Dan ada hanya beberapa colokan di ruangan. Ketika Anda memikirkan layout ruangan, perhatikan dimana posisi colokan listrik dan beli kabel tambahan untuk memastikan Anda punya colokan listrik yang cukup.
  • Dokumentasikan kondisi apartemen. Pemilik apartemen mungkin akan memberikan kertas untuk diisi tentang kondisi apartemen saat Anda pindah. Ketika mengecek apartemen, ambil gambar bagian yang rusak dan kirim ke bagian manajemen apartemen.
  • Cari tahu dimana pintu keluar darurat. Anda membutuhkan informasi ini di kondisi darurat. Tanyakan ke manajemen atau pemilik. Di saat membutuhkannya Anda akan bersyukur karena telah bersiap.
  • Bersihkan yang perlu dibersihkan. Memang apartemen dibersihkan sebelum Anda datang, tapi tidak salah bila Anda membersihkannya kembali. Apartemen tidak akan dalam kondisi kosong lagi setelah Anda pindah, jadi manfaatkan waktu ini untuk membersihkan sebaik mungkin.
Photo credit: Google

Saat pindahan

Akan ada banyak barang yang akan Anda pindahkan dan tentu Anda ingin proses pindahan berjalan lancar.

  • Buat checklist pindahan. Anda perlu mencatat dan merencanakan lebih dulu. Dengan membuat checklist, Anda tidak mengandalkan apa yang muncul di kepala, tapi Anda bisa mengandalkan catatan untuk melakukan apa yang dibutuhkan untuk pindahan.
  • Hubungi jasa pindahan atau teman yang akan membantu pindahan. Anda akan menghadapi masalah bila tidak sepakat tentang hari pindahan, waktu dimana mereka siap membantu, siapa yang membawa kendaraan, dan hal kecil lainnya. Jasa pindahan bisa membuat semua berjalan lancar tapi Anda tetap haru mengecek dan pastikan mereka siap membantu.

Baca artikel lainnya tentang kesalahan yang harus dihindari saat menyewa apartemen.

  • Konfirmasi hal detail tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Jam berapa Anda bisa pindahan? Lift mana yang boleh Anda gunakan? Apakah Anda tidak perlu membawa dekorasi karena tidak boleh memasang paku di dinding? Meski aturan ini tidak menyenangkan, tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk mengubahnya, lebih cepat Anda tahu, lebih cepat Anda bisa buat perencanaan.
  • Tentukan budget pindahan.  Akan butuh dana untuk pindahan, meski bila Anda melakukannya sendiri. Bila Anda sudah menentukan budgetnya, pastikan Anda mengikuti anggaran yang sudah ditetapkan.
  • Cari waktu yang tepat untuk pindahan. Apakah lalu lintas akan macet menuju dan dari apartemen? Bila Anda bisa lebih fleksibel untuk waktu pindahan, Anda bisa hindari kemacetan dan bahkan memilih waktu yang lebih tepat.
  • Bagaimana dengan hewan peliharaan Anda? Pindahan adalah proses yang merepotkan, membingungkan, dan menimbulkan stres, termasuk bagi hewan peliharaan Anda. Pastikan ada orang yang akan menjaga hewan peliharaan ketika Anda pindahan.
  • Kemas barang penting di tas atau kotak terpisah. Ini sangat penting. Kemas barang seperti ketika Anda akan melakukan perjalanan singkat. Sediakan semua yang akan Anda gunakan di hari pertama di satu tas agar Anda bisa membukanya lebih dulu. Ini akan menghemat waktu. Anda tidak perlu membuka semua kotak untuk menemukan baju, sikat gigi, atau barang yang perlu segera digunakan.
  • Siapkan ruangan pertama. Anda perlu siapkan kamar mandi dan kamar tidur lebih dulu. Keduanya adalah tempat pertama yang akan Anda gunakan, jadi mempersiapkan kedua ruangan ini akan sangat mempengaruhi kualitas hidup Anda di apartemen baru.

Mengenal lingkungan di sekitar apartemen

Anda mungkin sangat fokus mengurus pindahan. Setelah pindah ke apartemen baru, Anda akan memulai kehidupan baru di sana. Cari tahu tentang lingkungan apartemen. Anda bisa berkeliling dan datangi lokasi-lokasi penting. Kenali rute Anda menuju kantor, lokasi supermarket terdekat, serta tempat hangout yang nyaman. Anda perlu tahu lokasi tempat-tempat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *